Blog

Januari 17, 2019

Usaha Menanggulangi Bahaya Bakteri

Usaha Menanggulangi Bahaya Bakteri

Usaha Menanggulangi Bahaya Bakteri – Bakteri yang dikenal dengan makhluk hidup yang sering mengganggu dalam masalah kesehatan tentunya terdapat dimana – mana. Bahaya karena bakteri bisa menyebabkan penyakit yang dialami manusia. Namun anda dapat mencegahnya dengan cara berikut ini.

  • STERILISASI

Sterilisasi adalah cara membebaskan suatu medium, alat, atau ruangan dari bakteri atau mikroorganisme lainnya. Sterilisasi biasanya digunakan untuk mensterilisasikan pakaian, peralatan, dan ruangan operasi agar pasien tidak terkena infeksi. Sterilisasi ruangan dapat dilakukan dengan menggunakan disinfektan, misalnya karbol sedangkan sterilisasi alat melalui pemanasan dengan autoklaf.

  • MELINDUNGI TUBUH DARI BAHAYA BAKTERI
  1. menjaga agar tubuh memiliki sistem kekebalan yang kuat, dengan cara mengkonsumsi makanan yang bergizi dengan jumlah yang mencukupi.
  2. meningkatkan sistem ekebalan tubuh dengan imunisasi atau vaksinasi terutama terhadap bakteri penyebab penyakit tertentu, misalkan vaksin DPT untuk penyakit difteri dan vaksin tetanus.
  3. selalu menjaga kebersihan badan, mengosok gigi secara teratur serta istirahat yang cukup dan berkualitas. Gunakan sabun untuk membersihkan diri.
  • PENGOLAHAN DAN TEKNOLOGI PENGAWETAN MAKANAN

Pengolahan untuk mengawetkan makanan dapat dilakukan dengan beberapa cara, berikut cara nya :

Berdasarkan prosesnya pengawetan makanan dilakukan dengan 3 cara yaitu:

  1. Cara pengawetan alami
  2. Cara pengawetan biologis
  3. Cara pengawetan kimiawi
  1. Pengawetan alami

Proses pengawetan secara alami meliputi dua cara yaitu dengan cara pengeringan dan pendinginan. Kedua nya dapat dilakukan dengan cara modern atau tradisional.

  1. Pengeringan

Prinsip dasar dari pengeringan adalah dehidrasi (pengeluaran air) dari bahan makanan. Pengeringan secara tradisional dengan cara menjemur dibawah sinar matahari misalkan dalam pembuatan ikan asin, kerupuk dan garam. Selain itu pengeringan dapat dilakukan dengan bantuan api misalkan pengasapan sistem oven dan pemanggangan.

  1. Pendinginan

Pendingina adalah penyimpanan bahan makanan pada suhu rendah atau mencapai titik beku menggunakan lemari es atau cold storage. Pendingina menyebabkan bakteri tidak aktif sehingga bahan makanan dapat bertahan lama.

  1. Pengawetan dengan cara biologis

Pengawetan dengan cara bilogis adalah fermentasi atau peragian. Cara peragian atau fermentasi adalah proses perubahan dari karbohidrat menjadi alkohol. Zat zat yang berperan dalam fermentasiini adalah enzim yang dihasilkan oleh sel-sel ragi itu sendiri.

Enzim yang diperoleh terdapat dalam makanan bisa berasal dan di peroleh dari bahan mentah atau mikroorganismeyang terdapat pada makanan tersebut.

Beberapa enzim yang digunakan sebagai pengawet makanan :

  • Enzim Bromalin dari buah nanas
  • Enzim Papain dari getah pepaya
  1. Pengawetan dengan cara kimiawi

Pengawtan dengan cara ini menggunakan bahan bahan kimia seperti gula pasir, garam dapur, nitrat, nitrit, natrium benzoat, asam propionat, asam sitrat, garam sulfat, dll.

Selain itu pengawetan dapat dilakukan dengan cara :

  1. Sistem kemasan

Kemasan makanan dpat berupa botol, plastik, kaleng, dan kertas berlapis aluminium. Tujuan nya adalah agar makanan terbebas dari kontaminasi mikroba dan udara luar.

  1. Iradiasi

Iradiasi adalah penyinaran dengan foton (partikel cahaya) yang berasal dari zat radioaktif, misalnya sinar magma, dapat mematikan mikroba dan pembusukan serta patogen. Iriadiasi dilakuakn terhadap makanan mentah maupun makanan/minuman instan dalam kemasan. Iriadiasi dapat pula menimbulkan resiko seperti mutasi pada mikroba, menyebabkan terjadinya ionisasi dan timbulnya radikal bebas pada bahan makanan.

  1. Pemanasan

Pemanasan suatu makanan dengan sederhana biasa dilakukan dengan tujuan membunuh kuman penyakit, mencegah pembusukan yang disebabkan oleh mikroba, dan menambah selera makan. Sistem pemanasan di bedakan dengan 2 macam, yaitu:

  1. Pasteurisasi

Pemanasan dengan suhu lebih urang 70oC secara berulang ulang sehingga tidak merusak bahan makanan tetapi dapat mematikan mikroba patogen, contohnya pasteurisasi susu.

  1. Sterilisasi

pemanasan hingga mendidih atauhingga suhu mencapai lebih kurn 100oC, dengan tujuan mematikan semua mikroba dengan sporanya.

JASA SERVIS MIKROSKOP | Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami. Hubungi kami KLIK DISINI | Telp : +62 857 2813 1277  | Email : sarionoppkl2013@gmail.com

Artikel , , , ,
About Eni Nur Hidayati

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Servis Mikroskop

Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami.

Cart