Blog

Februari 19, 2019

Proses Pertumbuhan Tanaman Gulma

Proses Pertumbuhan Tanaman Gulma

Proses Pertumbuhan Tanaman Gulma – Gulma adalah tumbuhan yang mempunyai  sifat dan ciri khas tertentu, yang umumnya berbeda dengan tanaman pokok atau tanaman  budidaya. Sifat-sifat dari gulma tersebut antara lain:

  • Gulma mudah tumbuh pada setiap tempat atau daerah yang berbeda-beda, mulai dari tempat yang miskin nutrisi sampai tempat yang kaya nutrisi.
  • Gulma dapat bertahan hidup dan tumbuh pada daerah kering sampai daerah yang lembab bahkan tergenangpun masih dapat bertahan.
  • Kemampuan gulma untuk mengadakan regenerasi atau perkembangbiakan memperbanyak diri besar sekali, khususnya pada gulma perennial. Gulma perennial (gulma yang hidupnya menahun) dapat pula menyebar luas dengan cara perkembangbiakan vegetatif di samping secara generatif. kelebihan perkembangbiakan vegetatif di banding generatif bisa dijadikan sebagai informasi tambahan.
  • Gulma juga dapat menghasilkan biji dalam jumlah yang sangat banyak, ini pulalah yang memungkinkan gulma cepat berkembang biak.

Proses Pertumbuhan Gulma

Waktu aplikasi dan dosis herbisida berpengaruh terhadap bobot kering gulma. Interaksi waktu aplikasi dan dosis herbisida berpengaruh nyata terhadap bobot kering gulma pada umur 42 hari setelah tanam.

Setelah delapan hari penyemprotan daun-daun gulma terlihat menguning dan menunjukkan gejala chlorosis, dan setelah 14 hari penyemprotan hampir seluruh daun telah mengering, sebagian ada yang gugur dan mulai terdekomposisi. perbedaan warna daun akibat proses fotosintesis bisa dijadikan sebagai informasi tambahan.

Keadaan ini menguntungkan bagi biji-biji gulma yang ada di permukaan tanah, sehingga dormasi dari biji-biji tersebut dapat terpatahkan. Hal ini sesuai dengan pendapat Lutman dan Richardson (1977) bahwa awal proses penuaan daun terjadi 14 hari setelah penyemprotan pertama, setelah itu dapat dilanjutkan untuk penyemprotan berikutnya.

Selain itu efektifitas pengendalian juga dipengaruhi oleh kemampuan gulma yang tumbuh kembali dalam menghadapi persaingan. Penyebab terjadinya gulma dominan akibat dari potensi tumbuh dari gulma yang tumbuh bersama-sama lebih mampu bersaing.

Hal ini sesuai dengan pendapat Lamid (1996), bahwa jenis gulma yang sangat kompetitif lebih mampu bersaing bila dibandingkan dengan yang non-kompetitif sehingga bisa menguasai ruang tumbuh. Penurunan bobot kering gulma menunjukkan tingkat persaingan antara gulma dan tanaman jagung manis lebih kecil.

Bobot kering gulma dipengaruhi juga oleh dosis herbisida. Pada umur 42 hari setelah tanam, perlakuan glifosat 3 l/ha menghasilkan bobot kering paling besar dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan dosis glifosat 4.5 l/ha tetapi berbeda nyata dengan perlakuan lainnya.

Keadaan ini disebabkan oleh perbedaan banyaknya bahan aktif yang dikandung oleh masing-masing tingkat dosis, sehingga berpengaruh terhadap efektifitas glifosat.

Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Lamid et al. (1999) dan Sutanto (1997), bahwa  penurunan bobot kering gulma pada penyiapan lahan padi sawah TOT + glyfosat 4.5 l/ha lebih kecil (17.1%) bila dibandingkan dengan TOT + glyfosat 6 l/ha (50.6%).

JASA SERVIS MIKROSKOP | Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami. Hubungi kami KLIK DISINI | Telp : +62 857 2813 1277  | Email : sarionoppkl2013@gmail.com

Artikel , ,
About Eni Nur Hidayati

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Servis Mikroskop

Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami.

Cart