Blog

Maret 29, 2019

Pengertian Mikroskop Cahaya

servis mikroskop jogjaPENGERTIAN MIKROSKOP CAHAYA

Servis Mikroskop Jogja – Pernahkah Anda menggunakan mikroskop cahaya untuk praktikum atau meneliti sesuatu? Mungkin bagi yang sering melakukan aktivitas di laboratorium tidaklah asing dengan mikroskop bukan? Nah bagi Anda yang masih awam seputar mikroskop, yuk simak ulasan berikut ini mengenai penjelasan atau pengertian dari mikroskop.

Pengertian Mikroskop Cahaya

Pengertian Mikroskop Cahaya – Mikroskop cahaya adalah jenis mikroskop yang menggunakan cahaya lampu untuk pencahayaannya sebagai pengganti cahaya matahari, mikroskop cahaya disebut juga sebagai  “Compound light microscope“. Mikroskop konvensional atau mikroskop pada umunya masih menggunakan sinar matahari yang dipantulkan oleh cermin datar atau cekung di bawah kondensor sebagai sumber cahayanya, fungsi cermin ini untuk mengarahkan cahaya dari luar kedalam kondensor.

mikroskop cahaya

Dalam menjalankan  fungsinya mikroskop cahaya menggunakan 3 lensa, yaitu lensa obyektif, lensa okuler, dan kondensor.

Tapi taukah Anda..

Jika posisi Lensa objektif dan juga lensa okuler berada di kedua ujung tabung mikroskop dan pada  penggunaannya “lensa okuler” terletak pada mikroskop yang bisa menjadi lensa tunggal (monokuler) ataupun ganda (binokuler)

Cara Kerja Masing – Masing Lensa :

  • Lensa objektif memiliki fungsi untuk pembentukan bayangan pertama dan  juga lensa ini dapat menentukan struktur dan bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir. Lensa objektif  juga bisa memperbesar bayangan objek yang membuatnya memiliki nilai “apertura” yang berarti ukuran daya pisah pada suatu lensa objektif dan menentukan daya pisah specimen lalu mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah.
  • Lensa okuler, lensa ini berfungsi untuk memperbesar bayangan hasil lensa objektif berkisaran antara 4 hingga 25 kali. Lensa okuler terletak di ujung atas tabung berdekatan dengan mata pengamat, dan
  • Lensa okuler ini memiliki Lensa kondensor, lensa ini yang berguna mendukung terbensebuah tuknya pencahayaan pada objek yang dilihat sehingga jika kita mendapatkan pengaturan yang sesuai  maka diperolehah daya pisah maksimal.

1. Mikroskop Cahaya: Bagian Sistem Optik

Apa itu system optic, system optic merupakan susunan lensa di dalam tabung berupa external tube dan internal tube, ujung external tube terdapat bagian yang dapat diputar, bagian ini dinamakan revolving tube.

Pada bagian ini ada lensa objektif  sebagai berikut:

  • Low Dry Power/ lensa objektif berfokus 18 mm dan  pembesaran 10 kali lipat.
  • High Dry Power/lensa objektif berfokus 4 mm dan pembesaran 40 kali lipat.
  • Oil Immersion Objective/lensa objektif berfokus 1,2 mm sampai 2 mm dan pembesaran 97 kali lipat.

lensa objektif juga mampu memperbesar bayangan objek dari 97 sampai 100 kali hanya perlu menambahkan minyak emersi yang terletak diatara lensa dan gelas objek dan tujuannya adalah untuk menghilangkan udara pada lensa dan gelas objek lalu sinar yang masuk ke dalam lensa tidak terbiaskan.

Dalam ujung internal tube terdapat lensa okuler untuk:

  • Memperbesar bayangan objek yang telah dibentuk oleh lensa objektif.
  • Membentuk bayangan yang asli.
  • Memberi tanda dan mengukur skala.

2. Mikroskop Cahaya: Bagian Badan Mikroskop

Fungsi dari baadan ini untuk penyangga bagian sistem objek dan bagian badan itu memiliki 4 jenis alat:

  • Makrometer untuk pengatur kasar pada tabung lensa.
  • Mikrometer untuk  pengatur halus pada tabung lensa.
  • Alat yang dapat mengatur tinggi rendahnya kondensor.
  • Dan alat pelengkap diantaranya kaca cermin, iris diafragma dan kondensor

Pada alat ke 4 badan optik, kaca cermin ada di bawah kondensor. Lalu cermin mempunyai dua permukaan datar, hal ini untuk menangkap berkas sinar yang sejajar berupa cahaya matahari. Lalu ada permukaan lainnya berbentuk cekung berguna menangkap sinar yang tidak sejajar yakni cahaya yang berasal dari lampu.

Iris diafragma mengatur kuat lemahnya atau intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam objek pengamatan.

Saat kita pegang diafragma akan nampak filter berwarna biru dan hal ini berguna untuk membatasi sinar matahari yang masuk ke objek.

Kondensor berguna mengkerucutkan cahaya matahari yang masuk menuju gelas objek. Untuk mendapat pembesaran 97-100 kali lipat maka gunakan minyak emers