Blog

November 23, 2018

Macam Macam Alat Laboratorium Biologi #1

MACAM MACAM ALAT LABORATORIUM BIOLOGI #1

Alat Laboratorium Biologi – Bagi Anda yang sudah terbiasa di dalam ruang laboratorium pasti sangatlah tidak asing dengan berbagai macam alat-alat laboratorium bukan? Alat alat tersebut biasanya digunakan sebagai pendukung praktikum atau bahkan penelitian terhadap sesuatu hal. Lantas apa saja sih macam alat yang ada di laboratorium biologi? Nih bagi Anda yang belum begitu paham apa saja alat-alat tersebut bisa langsung saja simak ulasan kami berikut ini.

Alat Laboratorium Biologi

1. TABUNG ERLENMEYER

Berupa gelas yang diameternya semakin ke atas semakin kecil dengan skala sepanjang dindingnya. Ukurannya mulai dari 10 mL sampai 2 L.

fungsi :

– Untuk menyimpan dan memanaskan larutan

– Menampung filtrat hasil penyaringan

– Menampung titran (larutan yang dititrasi) pada proses titrasi
– pada pengujian mikrobiologi, digunakan sebagai tempat
pembiakan mikroba

2. GELAS KIMIA (BEAKER GLASS)

Berupa gelas tinggi, berdiameter besar dengan skala sepanjang dindingnya. Terbuat dari kaca borosilikat yang tahan terhadap panas hingga suhu 200 oC atau terbuat dari plastik. Gelas kimia yang digunakan untuk bahan kimia yang bersifat korosif terbuat dari PTPE. Ukuran alat ini ada yang 50 mL, 100 mL dan 2 L.

Fungsi :
– Untuk mengukur volume larutan yang tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi
– Menampung zat kimia
– Memanaskan cairan
– Media pemanasan cairan

3. GELAS UKUR (GRADUATED/MEASURING CYLINDER)

Digunakan untuk mengukur volume zat kimia dalam bentuk cair. Alat ini mempunyai skala, tersedia bermacam-macam ukuran., mulai dari 10 mL sampai 2 L. Tidak boleh digunakan untuk mengukur larutan/pelarut dalam kondisi panas. Perhatikan meniscus pada saat pembacaan skala.
fungsi :
Untuk mengukur volume larutan tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi dalam jumlah tertentu

4.PIPET TETES (DROP PIPRTTE)

Berupa pipa kecil terbuat dari plastik atau kaca dengan ujung bawahnya meruncing serta ujung atasnya ditutupi karet. Berguna untuk mengambil cairan dalam skala tetesan kecil.

5. PIPET UKUR (Measuring Pipette)

Adalah alat yang terbuat dari gelas, berbentuk seperti gambar disamping. Pipet ini memiliki skala. Digunakan untuk mengambil larutan dengan volume tertentu. Gunakan bulp atau pipet pump untuk menyedot larutan, jangan dihisap dengan mulut.

6. PIPET VOLUM/GONDOK (VOLUME PIPETTE)

Pipet ini berbentuk seperti dibawah ini. Digunkan untuk mengambil larutan dengan volume tepat sesuai dengan label yang tertera pada bagian yang menggelembung (gondok) pada bagian tengah pipet. Gunakan propipet atau pipet pump untuk menyedot larutan.

7. LABU UKUR (VOLUMETRIC FLASH)

Berupa labu dengan leher yang panjang dan bertutup; terbuat dari kaca dan tidak boleh terkena panas karena dapat memuai. di bagian leher terdapat lingkaran graduasi, volume, toleransi, suhu kalibrasi dan kelas gelas. Ukurannya mulai dari 1 mL hingga 2 L.

Fungsi :

Untuk membuat larutan dengan konsentrasi tertentu dan mengencerkan larutan dengan keakurasian yang tinggi.

8. CORONG GELAS (FUNNEL CONICAL)

Biasanya terbuat dari gelas namun ada juga yang terbuat dari plastik.
Digunakan untuk menolong pada saat memasukkan cairan ke dalam

suatu wadah dengan mulut sempit, seperti : botol, labu ukur, buret
dan sebagainya. digunakan juga sebagai tempat untuk menyimpan kertas saring dalam proses penyaringan campuran kimia dengan gravitasi.

9. CORONG PISAH (SEPARATORY FUNNEL)

Berupa corong yang bagian atasnya bulat dengan lubang pengisi terletak di sebelah atas, bagian bawahnya berkatup. Terbuat dari kaca.
Fungsi :
Untuk memisahkan campuran larutan yang memiliki kelarutan yang berbeda (berdasarkan berat jenis). Biasanya digunakan dalam proses ekstraksi

10. BURET

Terbuat dari gelas. Mempunyai skala dan kran. Digunakan untuk melakukan titrasi. Zat yang digunakan untuk menitrasi (titran) ditempatkan dalam buret, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit melalui kran. Volume dari zat yang dipakai dapat dilihat pada skala. Ukurannya mulai dari 5 dan 10 mL (mikroburet) dengan skala 0,01 mL, dan 25 dan 50 mL dengan skala 0,05 mL.

11. TABUNG REAKSI (TEST TUBE)

Berupa tabung yang kadang dilengkapi dengan tutup. Terbuat dari kaca borosilikat tahan panas, terdiri dari berbagai ukuran.
Fungsi :
– Sebagai tempat untuk mereaksikan bahan kimia
– Untuk melakukan reaksi kimia dalam skala kecil
– wadah untuk perkembangbiakkan mikroba

12. GELAS ARLOJI (WATCH GLASS)
Terbuat dari kaca bening, terdiri dari berbagai ukuran diameter.
Fungsi :
– Sebagai penutup gelas kimia saat memanaskan sampel
– Tempat saat menimbang bahan kimia
– Tempat untuk mengeringkan padatan dalam desikator

13. DESIKATOR

berupa panci bersusun dua yang bagian bawahnya diisi bahan pengering, dengan penutup yang sulit dilepas dalam keadaan dingin karena dilapisi vaseline. Ada 2 macam desikator : desikator biasa dan vakum. Desikator vakum pada bagian tutupnya ada katup yang bisa dibuka tutup, yang dihubungkan dengan selang ke pompa. Bahan pengering yang biasa digunakan adalah silika gel.
Fungsi :
– Tempat menyimpan sampel yang harus bebas air
– Mengeringkan padatan

14. LABU DIDIH (BOILLING FLASK)

Berupa labu yang memiliki jenis leher : single neck, double neck, dan triple neck. Alasnya ada yang bundar (round bottom) dan ada yang rata (flat). Terbuat dari kaca tahan panas pada suhu 120-300 oC. Ukurannya mulai dari 250 mL sampai 2000 mL.
Fungsi :
Untuk memanaskan larutan dan menyimpan larutan.

15. BOTOL TIMBANG (WEIGHT BOTTLE)

Biasanya digunakan di dalam menentukan kadar air suatu bahan. selain itu digunakan untuk menyimpan bahan yang akan ditimbang terutama untuk bahan cair dan pasta.

16. KONDENSOR

Digunakan sebagai pendingin uap panas, biasanya digunakan dalam proses destilasi. kondensor memiliki beberapa jenis, yaitu lurus (Liebig), Graham, Spiral (dimrot), bulat (Allihn). Gambar disamping adalah contoh dari kondensor lurus (Liebig).

17.  BOTOL PEREAKSI (REAGENT BOTTLE)

 Digunakan untuk menyimpan larutan bahan kimia.

18. RAK TABUNG REAKSI

Rak tabung reaksi terbuar dari kayu dan memeliki 12 lubang untuk penyimpanan tabung reaksi. Rak ini berukuran 20 x 10 cm. Di sebagian sisi terdapat 6 batang kayu yang berfungsi sebagai tempat tabung reaksi ketika di keringkan. Agar tabung reaksi tidak tergelincir ketika di simpan di rak, maka pada alas rak terdapat cekungan sebanyak 12 cekungan, agar posisi tabung reaksi ketika di simpan tidak mudah tergelincir. Fungsi: • Menyimpan tabung raksi • Mengeringkan tabung reaksi • Menjaga agar tabung reaksi tidak berjamur
19. GELAS ARLOJI

Deskripsi Alat: Gelas arloji berbentuk bundar terbuat dari gelas pyrex dengan diameter 25, 50, 65, 75, 100, 125, dan 150 mm. Fungsi: • untuk menyimpan bahan yang akan di timbang terutama untuk bahan padat atau pasta dan dapat pula digunakan saat menutup wadah saat proses penguapan. • Untuk tempat benda yang sedang dalam pengamatan

JASA SERVIS MIKROSKOP | Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami. Hubungi kami KLIK DISINI | Telp : +62 857 2813 1277  | Email : sarionoppkl2013@gmail.com

Artikel , , , , , , , , , , ,
About Niken Swastika Nurfitriana

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Servis Mikroskop

Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami.