Blog

Desember 28, 2018

Kenali Infeksi Streptokokus Grub B

servis mikroskop jogjaKENALI INFEKSI STREPTOKOKUS GRUP B

Streptokokus Grub B – Pada artikel sebelumnya sudah kita bahas bagaimana infeksi streptokokus grub A. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang streptokokus grup B (SGB). Infeksi yang dapat ditimbulkan SGB antara lain infeksi paru – paru, selaput otak, darah, kulit, jaringan lunak, tulang sendi, cairan ketuban, rahim, dan saluran kencing.

GEJALA KLINIS

  • Infeksi paru – paru (pneumonia SGB): gejala berupa demam, sesak napas, nyeri dada, dan batuk. Pneumonia SGB jarang ditemui dan umumnya terjadi pada orang tua dengan diabetes;
  • Infeksi selaput otak (meningitis SGB): gejala berupa demam, nyeri kepala, kaku leher, dan penurunan kesadaran. Umumnya ditemui pada bayi baru lahir. Jarang terjadi pada orang dewasa;
  • Infeksi darah berat (bakteremia GBS): gejala berupa demam, rasa tidak enak badan, penurunan kesadaran, nyeri dada, sesak napas, nyeri otot, dan nyeri sendi. Infeksi ini cukup sering terjadi. Penyebaran infeksi ke darah umumnya berasal dari infeksi di saluran kencing dan jaringan lunak; namun pada 25% penderita sumber infeksi tidak diketahui. Pada sumber infeksi yang tidak jelas, harus dipertimbangkan infeksi SGB di otot jantung (endokarditis);
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak: gejala berupa demam, rasa tidak enak badan, nyeri lokal pada tempat infeksi. Umumnya menyebabkan infeksi pada kaki penderita diabetes atau pada luka akibat penekanan kronis.
  • Infeksi pada tulang dan sendi (osteomyelitis dan artritis): gejala berupa demam, rasa tidak enak badan, nyeri lokal, nyeri sendi, dan kelemahan;
  • Infeksi cairan ketuban (korioamnionitis), infeksi rahim (endometritis), dan infeksi saluran kencing: gejala berupa demam, nyeri saat buang air kecil, nyeri pada pinggang dan panggul. Infeksi ini umumnya terjadi pada wanita hamil berusia muda atau pertengahan. Selain itu, infeksi ini juga terjadi pada orang tua, penderita diabetes dan abnormalitas stuktur saluran kencing. Baca juga : Servis Mikroskop Jogja

PENYEBAB

Bakteri ini normal ditemukan pada saluran napas, usus, vagina, dan saluran kencing orang dewasa sehat dan tidak menimbulkan penyakit. Infeksi SGB pada orang dewasa sangat jarang, kecuali pada wanita muda dan usia pertengahan. Infeksi SGB hampir selalu berkaitan dengan penyakit lain seperti diabetes, kanker, penyakit hati kronik, penggunaan obat golongan steroid dalam jangka waktu lama, AIDS, gangguan ginjal, gagal jantung, dan orang yang berbaring lama (bed-ridden). Sistem imun pada penderita penyakit tersebut mengalami penurunan sehingga SGB dapat menyebabkn infeksi.

PENGOBATAN

Pengobatan utama pada infeksi SGB adalah pemberian antibiotik. Antibiotik yang direkomendasikan adalah golongan penisilin dan ampisilin yang diberikan melalui suntikan (intravena). Pada penderita yang alergi terhadap penisilin, pilihan alternatif adalah antibiotik vancomycin. Antibioltik pilihan lain yang dapat digunakan antara lain golongan fluorokuinolon dan aminoglikosida.

JASA SERVIS MIKROSKOP | SERVIS MIKROSKOP JOGJA |JASA SERVIS MIKROSKOP | Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami. Hubungi kami KLIK DISINI | Telp : +62 857 2813 1277  | Email : sarionoppkl2013@gmail.com

Artikel , , , , ,
About Niken Swastika Nurfitriana

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Servis Mikroskop

Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami.

Cart