Blog

Desember 20, 2018

Cara Mengecek Golongan Darah

servis mikroskop jogjaCARA MENGECEK GOLONGAN DARAH

Golongan Darah – Pada artikel sebelumnya sudah kita bahas apa saja macam dari golongan darah manusia. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana cara kita mengatahui golongan darah kita termasuk golongan darah apa. Sudahkah Anda mengecek golongan darah?

Cara Mengetahui Golongan Darah

Untuk mengetahui golongan darah, diperlukan sampel darah. Sampel darah yang dibutuhkan sedikit jumlahnya. Tenaga medis akan menggunakan jarum untuk mengambil sampel darah, biasanya dari ujung jari. Setelah darah diambil, bekas tusukan jarum ditutup dengan plester.

Selanjutnya, sampel darah dicampur dengan antigen tipe A dan B. Sampel diperiksa untuk melihat apakah sel-sel darah menggumpal. Jika sel darah saling menempel atau menggumpal, ini artinya darah bereaksi dengan salah satu antigen. Baca juga : Servis Mikroskop Jogja

Kemudian, bagian cair dan tanpa sel (plasma) dari darah dicampurkan dengan golongan darah A dan B. Golongan darah A memiliki antibodi anti-B. Orang dengan golongan darah B memiliki antibodi anti-A. Golongan darah O mengandung kedua jenis antibodi, sedangkan golongan darah AB tidak memiliki keduanya.

Pemeriksaan rhesus biasanya dilakukan bersamaan dengan tes golongan darah. Metodenya adalah dengan mencampurkan antigen D pada sampel darah.

Dengan cara mengetahui golongan darah di atas, Anda akan mendapatkan darah yang sesuai dengan golongan darah Anda apabila diperlukan transfusi darah.

Aturan Transfusi Darah

Setelah Anda mengetahui golongan darah, Anda bisa melakukan atau menerima transfusi darah dengan aman. Transfusi darah tidak bisa dilakukan sembarangan. Menerima darah yang tidak sesuai dengan golongan darah Anda dapat memicu reaksi imunitas tubuh yang berbahaya. Jika darah yang didapatkan dalam transfusi tidak sesuai dengan golongan darah Anda, tubuh akan memproduksi antibodi untuk melawannya.

Dulu golongan darah O dianggap sebagai donor universal. Meski demikian cara ini tidak lagi dianjurkan. Golongan darah O- kemungkinan memiliki antibodi yang bisa menyebabkan komplikasi serius selama transfusi darah berlangsung. Sedangkan golongan darah O+ hanya boleh diberikan dalam situasi darurat, yakni jika pasien sedang terancam jiwanya atau persediaan tipe darah yang sesuai tidak mencukupi. Baca juga : Jasa Servis Mikroskop

Idealnya, transfusi darah dilakukan dengan darah yang golongan maupun rhesusnya sama persis. Lazimnya sebelum transfusi dilakukan, sampel darah penerima dan pendonor akan dites untuk memeriksa kecocokan dalam suatu proses yang dikenal sebagai crossmatching. Hal ini untuk mencegah risiko serius pada penerima donor.

Jika terdapat reaksi setelah mendapat transfusi darah, seperti gatal-gatal, muncul ruam, demam, nyeri di anggota tubuh tertentu, misalnya perut dan punggung, atau terdapat darah pada urine, maka Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

JASA SERVIS MIKROSKOP | Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami. Hubungi kami KLIK DISINI | Telp : +62 857 2813 1277  | Email : sarionoppkl2013@gmail.com

Artikel , , , , , , , , ,
About Niken Swastika Nurfitriana

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Servis Mikroskop

Kami akan memberikan layanan yang memuaskan terhadap mikroskop anda sehingga anda dapat melakukan pengamatan mikroskopis lagi tanpa harus membeli mikroskop baru. Selain itu kami juga dapat melayani jasa servis panggilan untuk mikroskop dan alat alat laboratorium lain sesuai dengan kesepakatan dengan anda selaku mitra kami.

Cart